• Tue. Aug 9th, 2022

banyak info

Menyajikan Info tentang Bisnis, Fasion, Tips trik, Otomotif, Politik, Kuliner yang Menarik dan bermanfaat

 

Budaya taman vertikal menjadi semakin populer dengan banyak orang sekarang, dengan berkembangnya metode untuk membuat taman vertikal yang mudah ditiru oleh pemula. Apakah itu benar? Baca komentarnya, yuk!

Banyak orang mengira bahwa membuat taman vertikal adalah pekerjaan yang sulit sebelum mereka mencobanya.

Ternyata, ada cara yang sangat mudah untuk membuat taman vertikal ala tukang taman surabaya, dan voila.

Sebagai perbandingan, bahkan dengan metode yang disarankan, bahkan pemula pun dapat dengan cepat memahami pengetahuan dan lebih profesional dalam praktiknya.

Jika tidak percaya, Anda bisa mencoba praktik langsung berikut cara membuat taman vertikal yang dirangkum dari berbagai sumber.

Berikut beberapa cara membuat taman vertikal yang baik dan benar untuk pemula.

9 Cara Membuat Taman Vertikal Paling Mudah

  1. Pilih area dinding yang akan digunakan

 

Menurut Philip Yates, pendiri Vertical Garden Institute, langkah pertama adalah menentukan luas dinding yang tepat.

Apa ciri-ciri tembok yang baik?

Dalam pandangannya, tembok yang baik pada vertical garden adalah tembok yang kondisinya kurang baik.

Konon, jika Anda memiliki dinding di sekitar rumah Anda yang lapuk atau rusak karena lembab, area itu mungkin adalah tempat yang tepat.

Tapi tanpa dinding lembab, semua jenis kualitas dinding akan benar-benar berfungsi, kok.

  1. Bentuk bingkai sesuai kebutuhan

 

Bentuk utama taman vertikal adalah penyangga tiga atau tiga tingkat yang terbuat dari bingkai, lapisan plastik, dan kain dasar.

Untuk memudahkan pelepasan, Anda bisa memasang bingkai taman vertikal dengan cara digantung.

Ukuran tidak terlalu menjadi masalah karena Anda dapat membuatnya sesuai keinginan.

Philip Yates biasanya menggunakan pipa PVC 3/4″, pipa elbow, dan fitting silang.

  1. Tutupi bingkai dengan plastik pelindung

 

Cara membuat taman vertikal selanjutnya adalah dengan menyiapkan pelapis plastik yang ukurannya sama dengan bingkai.

Plastik ini digunakan untuk menutupi kain dasar dan melindungi dinding dari rembesan air di taman vertikal.

Pertimbangkan apakah plastiknya berkualitas baik dan tidak mudah sobek untuk penggunaan yang lama.

  1. Pasang kain media tanam

 

Untuk cara membuat taman vertikal keempat, pasang kain bekas untuk media tanam di taman vertikal Anda.

Kain ini digunakan sebagai alas pertumbuhan tanaman dan juga sebagai penahan air bagi tanaman.

Jika ingin mengikuti cara Philip Yates, Anda bisa menggunakan bahan karpet bekas sebagai media tanamnya.

  1. Kelola sistem irigasi Anda

 

Agar tanaman dapat bertahan hidup, tentu membutuhkan suplai air yang cukup.

Inilah sebabnya mengapa Anda perlu memasang sistem irigasi yang baik.

Sistem irigasi yang baik berarti memiliki kapasitas penyiraman yang baik untuk menjaga tanaman tetap lembab.

Coba gunakan pipa PVC atau paralon yang memiliki daya rekat kuat pada sistem irigasi taman vertikal Anda.

Agar lebih kuat, Anda bisa merekatkan pipa PVC atau paralon dengan partisi besi pada dinding rumah.

  1. Hubungkan pupuk ke sumbernya

 

Agar tanaman di taman vertikal Anda tumbuh subur, jangan lupakan juga kebutuhan pupuk!

Saat ini, ada banyak jenis pupuk cair yang cocok untuk jenis tanaman, seperti yang ada di taman vertikal.

Anda dapat menyesuaikan sistem pemupukan taman vertikal dengan menghubungkannya ke sumber air.

Dengan menyiapkan sistem pupuk cair, Anda tidak perlu lagi memupuk tanaman Anda secara manual.

  1. Tentukan Jenis Tanaman untuk Taman Vertikal

 

Dengan semua perbekalan dan persiapan yang ada, saatnya memilih jenis tanaman yang Anda inginkan!

Memilih tanaman untuk taman vertikal berarti harus mempertimbangkan sinar matahari, kelembaban, angin, dan suhu.

Juga, tanaman di taman seperti ini pasti akan sering berada di luar ruangan.

Tentu saja, Anda harus memilih jenis tanaman sebanyak mungkin, ya!

  1. Tanam tanaman Anda sekarang!

 

Menanam tanaman di taman vertikal tidak sesulit menanam di taman tradisional, lho!

Yang harus Anda lakukan adalah memotong bantalan taman vertikal dengan goresan vertikal untuk membuat lubang tanaman.

Setelah itu, masukkan tanah secukupnya ke dalam lubang gores terlebih dahulu.

Kemudian, tanam saja!

  1. Tentukan desain tanaman di taman vertikal

 

Menurut Philip Yates, bagian paling menarik dari taman vertikal adalah proses mendesain tanaman.

Seperti yang Anda ketahui, cara menanam ini menawarkan banyak kemungkinan yang bisa Anda jelajahi.

 

Anda dapat menyesuaikan desain taman Anda berdasarkan ukuran taman vertikal Anda atau jenis tanaman yang Anda tanam.

Misalnya, tanaman tinggi ditanam di bagian paling atas sehingga memberi kesan atap.

Maksimalkan kreasi Anda, maksimalkan taman vertikal Anda!