• Mon. Sep 27th, 2021

banyak info

Menyajikan Info tentang Bisnis, Fasion, Tips trik, Otomotif, Politik, Kuliner yang Menarik dan bermanfaat

Kelebihan Dan Kekurangan Menggunakan Google Adsense

Di era sekarang ini, sepertinya hampir semua blogger memiliki cara sendiri-sendiri untuk menghasilkan uang dari blog. Melakukan perhitungan tidaklah buruk, jadi kita dibayar untuk menulis artikel di blog, terkadang bahkan lebih.

Di antara sekian banyak metode atau metode yang ada, memasang Google Adsense mungkin merupakan cara paling populer untuk memonetisasi blog. Saya sangat senang hanya mendaftar, menginstal kode, dan uang dari iklan akan mengalir ke kantong kita. Jika kita memiliki perhatian yang cukup untuk meningkatkan traffic blog. Semakin tinggi lalu lintas, semakin banyak uang yang kita dapatkan.

Uang yang dihasilkan Google Adsense tidak lagi dimainkan. Jika ditanggapi dengan serius, pendapatan blog dari Google Adsense bisa menembus puluhan bahkan ratusan juta rupiah setiap bulannya. Tidak percaya? Lihat saja penghasilan blogger.

Kelebihan Pasang Google Adsense

  1. Gratis

Keuntungan memasang Google Adsense adalah yang pertama gratis!

Bagaimanapun, selama blog Anda memenuhi persyaratan, Anda dapat mendaftar untuk Adsense dan mulai beriklan di blog Anda.

Nah, ini bukan hanya blog Anda sendiri, Anda juga bisa menambahkan blog orang lain jika Anda mau.

  1. Mudah

Ups, kita tidak perlu repot mencari pemasang iklan untuk mengisi slot iklan di blog kita, caranya mudah. Kesederhanaan juga berarti kita tidak perlu lagi melakukan negosiasi harga, karena tarif sudah ditentukan oleh Google Adsense. Kesederhanaan juga berarti kita tidak perlu lagi khawatir menampilkan iklan.

Baca juga : 5 alternatif Google adssen

Lagi pula, jika Adsense diterima, kita hanya perlu meletakkan kode di blog dan iklan akan muncul secara otomatis. Bagi yang tidak ingin khawatir dengan masalah teknis, tidak perlu bingung, karena Google Adsense menyediakan opsi iklan otomatis. Dengan opsi ini, Google Adsense akan menemukan jenis iklan dan pengaturan lokasi iklan yang paling optimal, sehingga dapat memaksimalkan pendapatan kita.

  1. Pembayaran yang tepat waktu

Yang paling menyebalkan adalah kita sudah berusaha menghasilkan uang melalui blog, tapi pembayaran kita tertunda. Hal ini tidak mengherankan, saya sendiri sering mengalami situasi ini, terutama ketika bermain affiliate marketing.

Untuk Google Adsense sendiri alhamdulillah sampai saat ini pembayarannya tidak pernah terlewatkan. Selama kami mengumpulkan pembayaran saldo minimum, dana akan masuk secara otomatis pada akhir bulan berikutnya.

Kekurangan Pasang Google Adsense

  1. Proses approval yang sulit

Satu hal yang harus dilakukan sebelum memasang Google Adsense adalah melalui proses review dan approval. Dari pengalaman banyak blogger, proses ini sepertinya paling sulit untuk dilalui. Kadang-kadang mungkin diperlukan beberapa bulan, bahkan jika ini belum tentu disetujui.

Ini sangat berbeda dengan cara lain untuk menghasilkan uang, seperti pemasaran afiliasi. Di beberapa situs penyedia afiliasi, blog kita bahkan tidak perlu direview terlebih dahulu. Setelah daftar selesai, kita bisa langsung mulai bekerja.

  1. Nilai CPC untuk Indonesia ini terbilang rendah

Jumlah pendapatan yang dapat Anda peroleh melalui Google Adsense tergantung pada banyak faktor. Dua hal terpenting adalah nilai CPC/CPC (cost per click/cost per click) dan traffic blog.

Jika trafik bisa meningkat dan terus meningkat, maka BPK/BPK sudah menjadi keputusan Google.

Yang lebih sulit adalah bahwa rata-rata skor BPK Indonesia cukup rendah. Oleh karena itu, jika Anda ingin mendapatkan bayaran dari blog Indonesia setiap bulannya, Anda harus berperan dalam ceruk pasar dengan nilai CPC yang cukup tinggi dan trafik yang cukup besar.

Berapa banyak lalu lintas yang begitu baik?

Nah, kalau seperti ini, mungkin akan berbeda. Tapi sebagai contoh, salah satu blog saya dengan niche teknis memiliki traffic 2.800-3.400 pv per hari, dan hanya bisa mendapatkan $1,50-3,50 per hari.

  1. Minimum payout yang lumayan besar

Bagi yang memasang Google Adsense, berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk mendapatkan gaji pertama Anda dari Adsense?

Saya dulu hampir satu tahun, #duh.

Bagi yang belum tahu, jumlah minimum yang bisa kita tarik dari Adsense adalah US$100 atau sekitar Rp1.300.000. Nantinya, jika saldo kita mencapai atau melebihi batas tersebut, maka kita bisa mendapatkan gaji dari Google.

Sayangnya, saat kita mulai ngeblog, traffic biasanya masih rendah. Sesuai dengan trafik, yang ngumpul di Adsense juga pasti ada recehnya! Jadi, saya jadi ingat saat pertama kali bermain Adsense, saya masih bisa mendapatkan beberapa ratus koin perak setiap hari, hehehe, saya sedih sekali!

  1. Bikin blog tampak spammy

Mungkin hal ini berkaitan dengan poin kedua, namun saya sering melihat blog yang memposting banyak iklan Adsense dalam sebuah artikel. Di judul, di sidebar, ada sesuatu di tengah konten, di footer, belum lagi penggunaan konten yang cocok di akhir artikel. Saya dulu melakukan ini sendiri, karena saya berpikir untuk memasang banyak iklan untuk menebus nilai BPK yang rendah.

Padahal, jika ingin menaikkan nilai CPC, caranya tidak seperti itu. Lebih tepatnya kalau iklannya lebih bagus, karena nantinya ruang iklan kita bisa mendapatkan iklan dengan bayaran tertinggi.

Selain itu, kebanyakan iklan akan memperlambat kecepatan loading blog dan mengganggu tampilan blog.

Nah, yang terpenting, kebanyakan iklan akan membuat blog terlihat sampah. Karena kami menyediakan banyak ruang iklan, jika kami tidak memfilter, kami biasanya menambahkan beberapa iklan aneh.

  1. Rawan banned

Ini mungkin kekurangan paling kritis dari Adsense. Sebagai pemilik otoritas tertinggi, Google berkeyakinan memiliki hak untuk melarang peserta AdSense yang melanggar aturan. Sayangnya, hal ini terkadang dilakukan secara sepihak, terutama bagi blogger yang memasang Adsense di blog Bloggernya. Meski terkadang pelanggaran yang terjadi tidak dilakukan oleh kita sendiri, melainkan oleh orang sembarangan.

Misalnya, di beberapa grup atau forum Adsense, blogger sering curhat bahwa Adsense mereka tiba-tiba diblokir. Ternyata beberapa orang iseng sengaja mencari kata kunci pornografi melalui fungsi pencarian blog. Google yang memiliki kebijakan ketat terkait hal tersebut langsung merespon dan menghapus akun Adsense tanpa peringatan tanpa konfirmasi.

Saya juga mengalami masalah dengan Adsense. Pasalnya, seseorang dengan malas melaporkan salah satu konten saya ke DMCA. Segera setelah itu, saya menerima “surat cinta” dari Google Adsense yang menyatakan bahwa konten bermasalah saya tidak akan diiklankan sampai masalah teratasi.