• Wed. Nov 30th, 2022

banyak info

Menyajikan Info tentang Bisnis, Fasion, Tips trik, Otomotif, Politik, Kuliner yang Menarik dan bermanfaat

Mengenal Apa Itu Blended Learning, Kelebihan Serta Kekurangannya

Byroket

Nov 12, 2022

Blended learning saat ini menjadi satu-satunya metode pembelajaran yang paling efektif. Metode ini telah diterapkan di berbagai lembaga pendidikan yang ada di Indonesia. Meski dianggap efektif, nyatanya pembelajaran satu ini masih memiliki kekurangan. Simak berikut.

Pengertian

Perubahan yang dirasakan dari metode pembelajaran konvensional tatap muka menjadi pembelajaran online atau daring memberikan dampak yang cukup besar. Hal ini juga dikarenakan Indonesia masih menjadi negara yang tertinggal mengenai perkembangan teknologi yang ada. 

Meski teknologi menjadi teman sehari-hari, masih ada banyak masyarakat yang masih tidak dapat memanfaatkannya dengan baik. Masyarakat khususnya di lembaga pendidikan membutuhkan usaha untuk beradaptasi yang cukup besar. 

Karena sebagai pengajar mereka harus bisa lebih paham untuk mengajarkan materi kepada para pelajar. Blended learning ini menggabungkan dua metode pembelajaran. Pembelajaran konvensional tatap muka dilakukan dengan kombinasi pembelajaran daring jarak jauh secara bersamaan. 

Agar dapat menjalankan metode pembelajaran satu ini, dibutuhkan persiapan yang cukup dan matang. Persiapan harus direncanakan jauh hari sebelum metode ini diterapkan di sekolah. Pihak sekolah dan guru harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan baik. 

Peran orang tua murid juga ikut serta dalam kegiatan pembelajaran ini. Diharapkan mereka sebagai orang tua dapat mendukung proses pembelajaran anak mereka. Siswa sebagai pelajar juga harus bisa membagi waktu dengan baik agar dapat belajar dengan fokus.

Kekurangan

Meski dikatakan efisien, metode pembelajaran blended learning ini masih memiliki kekurangan. Seperti dimana ketika para pelajar tidak didukung oleh sarana dan prasarana pendukung yang baik oleh pihak sekolah. Ini karena masih menggunakan bantuan internet dan perangkat elektronik. 

Ada beberapa lembaga pendidikan di Indonesia yang masih tidak memiliki sarana dan fasilitas pendukung yang lengkap untuk membantu belajar para muridnya. Selain itu, karena wilayah Indonesia terbagi menjadi beberapa pulau masih ada banyak sekolah yang tidak memiliki akses internet.

Guru dan tutor yang masih mengalami kesulitan dalam menggunakan teknologi juga menjadi salah satu masalah. Seharusnya sebagai pengajar, mereka bisa mengoperasikan teknologi lebih baik dari muridnya. Modul pembelajaran harus segera diganti dengan modul pembelajaran terbaru yang dapat diakses melalui internet.

Alasan ini juga menyulitkan para pengajar, ini karena mereka harus membuat ulang modul materi dan merubahnya ke soft file terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada para pelajar. Modul yang kadang tidak bisa diakses juga menjadi tambahan masalah yang sering terjadi.

Kelebihan

Blended learning dianggap efektif karena memiliki beberapa keunggulan. Meski bukan solusi yang paling tepat, setidaknya dengan adanya metode ini pembelajaran tidak lagi membosankan. Di kala pandemi ini banyak pelajar yang mengeluh karena mereka terus belajar dari rumah. 

Dengan adanya metode ini, setidaknya mereka bisa kembali berinteraksi dengan teman dan guru mereka di sekolah meski harus bergantian sesuai jadwal yang telah disepakati. Materi pembelajaran juga dapat tersampaikan dengan baik tanpa masalah. Guru dapat memantau dan menilai langsung murid mereka.

Penilaian harian juga lebih efektif dilakukan dalam metode ini. Pelajar bisa bertanya langsung kepada guru sebagai pengajar jika ada materi yang tidak dimengerti tanpa harus terbatas dengan jarak dan waktu. 

Itulah pengertian, kelebihan dan kekurangan dari metode satu ini. Diharapkan dengan adanya metode ini, proses pembelajaran akan jauh lebih efektif dibanding pembelajaran jarak jauh yang dilakukan kemarin. Sekolah Murid Merdeka menerapkan tiga metode pembelajaran sekaligus yang bisa disesuaikan dengan kemauan peserta didiknya. Informasi lengkapnya kunjungi website mereka.