• Thu. Jan 20th, 2022

banyak info

Menyajikan Info tentang Bisnis, Fasion, Tips trik, Otomotif, Politik, Kuliner yang Menarik dan bermanfaat

Pengertian dan Cara Mendaftarkan Hak Merek untuk UMKM

Byandut

Dec 17, 2021

Sumber : www.wartajakarta.co.id

Produk teknologi seperti e-commerce dan ojek online tidak dipungkuri benar-benar berperanan pada perkembangan UMKM di Indonesia. Karena beragam keringanan dan keuntungan yang dijajakan basis itu, beberapa orang sekarang memperoleh keyakinan diri untuk membuat dan jalankan sebuah usaha.

 

Meski nggak ada proses baku dalam mengawali usaha, apa lagi melalui lajur online, ada satu poin utama yang seharusnya dilaksanakan aktor UMKM. Satu perihal itu ialah ajukan registrasi Hak Merk. Proses ini akan semakin perlu dikerjakan bila usaha yang digerakkan berpotensi untuk berkembang atau punyai banyak tandingan.

 

Untuk itu, yok berkenalan dengan Hak Merk.

 

Pengertian Hak Merk

 

Secara hukum, Hak Merk terhitung ke barisan Hak Atas Kekayaan Cendekiawan (HAKI) bersama Hak Cipta dan Hak Paten. Ke-3 hak ini umum dipakai dalam usaha, dan masing-masing membuat perlindungan faktor berlainan. Hak Merk ditata dalam UU No.15/2001 mengenai Merk. Perannya memberi pelindungan atas merk dagang dan jasa.

 

Definisi “merk” pada Hak Merk tidak cuma pada pemberian nama. Merilis situs Direktorat Jenderal Kekayaan Cendekiawan (DJKI), yang diproteksi oleh Hak Merk meliputi pertanda atau visual yang diperlihatkan berbentuk simbol atau nama, huruf, angka, warna sampai suara yang mempresentasikan sebuah usaha, baik itu berbentuk dua atau tiga dimensi atau gabungan ke-2 nya.

 

Manfaat Hak Merk untuk usaha

 

Dengan mempunyai Hak Merk, maknanya sebuah usaha secara hukum mempunyai kebebasan memakai merk yang telah didaftarkan untuk kebutuhan komersil, dan mempunyai hak untuk larang faksi lain memakai merk itu untuk kelas dan tipe produk barang atau jasa yang semacam.

 

Contoh langkah kerja Hak Merk dapat kita saksikan dari kasus Keprek Bensu yang pernah ramai beberapa lalu. Ruben Onsu sebagai pemilik usaha Keprek Bensu kehilangan hak atas beberapa brand-nya karena Benny Sujono secara hukum telah terlebih dahulu tercatat sebagai pemegang merek-merek itu.

 

Selain membuat usaha lebih baik dari pesaing dan kamu terbebas dari tuntutan faksi lain, jalankan bisnis yang telah tercatat secara merk bisa juga mempermudah datangkan investor loh. Telah jadi rahasia jika investor saat sebelum memberikan modal tidak hanya menyaksikan neraca keuangan saja, tapi juga kepimpinan dan keberadaan merk dalam masyarakat.

 

Cara mendapatkan Hak Merk

 

Sebelum ajukan registrasi Hak Merk untuk usahamu, cara pertama kali yang harus dilaksanakan yaitu memastikan merk yang ingin didaftarkan belum dipunyai atau didaftarkan faksi lain.

 

Setelah percaya merk yang ingin didaftarkan belum dipunyai atau didaftarkan faksi lain, kamu harus menyimak beberapa rambu-rambu penting. DJKI menguraikan minimal ada enam ciri-ciri merk yang tidak dapat didaftarkan seperti seperti berikut:

 

  1. Bertentangan dengan ideologi negara, ketentuan perundang-undangan, moralitas, agama, kesusilaan, atau keteraturan umum;

 

  1. sama dengan, terkait dengan, atau cuman menyebutkan barang dan/atau jasa yang dimohonkan registrasinya;

 

  1. memuat elemen yang bisa menyimpang warga mengenai asal, kualitas, tipe, ukuran, jenis, arah pemakaian barang dan/atau jasa yang dimohonkan registrasinya atau sebagai nama varietas tanaman yang diproteksi untuk barang dan/atau jasa yang semacam;

 

  1. berisi keterangan yang tidak sesuai kualitas, faedah, atau manfaat dari barang dan/atau jasa yang dibuat;

 

  1. tidak mempunyai daya pembanding; dan/atau

 

  1. sebagai nama umum dan/atau simbol punya umum.

 

Setelah pastikan merk yang ingin kamu sampaikan tidak berisi enam hal di atas, karena itu cara setelah itu ajukan registrasi Hak Merk. Berikut beberapa langkahnya:

 

Mengajukan permohonan

 

Untuk mendapatkan Hak Merk, kamu dapat ajukan permintaan secara online lewat website merk.dgip.go.id. Di situ kamu akan disuruh untuk register account. Sesudah account teregistrasi, click lebih untuk membikin permintaan baru. Seterusnya pesan code biling dengan isi type, tipe dan opsi kelas, selanjutnya membayar sama sesuai bill pada program SIMPAKI.

 

Untuk UMKM, registrasi Hak Merk dikenai biaya per kelas sekitaran Rp500.000 bila dilaksanakan secara online, dan sekitaran Rp600.000 bila dilaksanakan dengan manual atau offline. Untuk warga umum, biaya yang dikenai sekitar Rp1,delapan juta secara online dan Rp2 juta bila dilaksanakan manual.

 

Nah, sesudah masalah bayar bayar usai, kamu akan disuruh isi semua formulir yang ada dan mengupload data yang diperlukan. Seterusnya click usai dan permintaan akan diolah.

 

Mengikuti jalur proses

 

Sebelum memperoleh Hak Merk atau sertifikasi merk, permintaanmu akan dicheck dalam tahapan-tahapan. Merilis situs UKM Indonesia, tingkatan itu mencakup pengecekan normalitas pertama, di mana kelengkapan syarat akan dicheck. Yakinkan semua syarat telah kamu melengkapi atau DJKI akan memberimu waktu 2 bulan untuk memenuhinya.

 

Kemudian ada yang bernama pengecekan substansif, atau pengecekan intisari yang sudah dilakukan dalam periode waktu sebulan terhitung semenjak tanggal akseptasi permintaan Hak Merk diterima DJKI. Umumnya pengecekan substantif dilaksanakan oleh faksi berkaitan paling lama 9 bulan.

 

Setelah semua proses usai dan merk yang kamu sampaikan sukses tercatat, karena itu DJKI akan memberi pelindungan hukum untuk merk itu sepanjang sepuluh tahun semenjak tanggal akseptasi permintaan registrasi. Maknanya, merk yang tercatat harus diperpanjang sesudah sepuluh tahun bila tidak mau kehilangan beragam pelindungan hukum.

 

Itu dia poin utama yang perlu kamu kenali berkenaan Hak Merk. Bagaimana, berminat untuk ajukan registrasi Hak Merk untuk usahamu sekarang ini?